Sabtu, 08 Januari 2011

streetball

Kalau kita ngomongin kompetisi streetball, seperti halnya LA Lights Streetball ini, kayaknya terlebih dulu kita harus tahu mengenai “Entertainer’s Basketball Classic” deh. Do you know what it is?
Entertainer’s Basketball Classic (EBC) adalah sebuah turnamen streetball yang diadakan di lapangan streetball ternama, Rucker Park, di kota New York, Amerika. Lapangan ini juga dikenal dengan istilah “the 155th Street”. EBC diadakan pertama kali oleh Greg Marius pada musim panas tahun 1980. Saat itu, turnamen ini diadakan di Taman Mount Morris, di Harlem, New York, Amerika. Akan tetapi, 3 tahun setelah itu, tepatnya tahun 1983, turnamen tersebut berpindah tempat ke lapangan Rucker Park, dan masih berlangsung di sana hingga saat ini.
Turnamen EBC ini dikenal oleh karena kualitas pemain-pemainnya yang bisa dibilang berkelas profesional (NBA). Udah sejak 50 tahun lalu, di lapangan ini lahir pemain-pemain basket terkenal yang pasti namanya udah gak asing lagi bagi kita, sebut saja Julius Erving, Allen Iverson, Elton Brand, Ron Artest, Rafer Alston (Skip To My Lou), Baron Davis, Kobe Bryant, dan masih banyak lagi. THAT’S AMAZING, HUH?
EBC masih berlangsung di lapangan Rucker Park hingga saat ini, dan silih berganti, bintang-bintang streetball selalu bermunculan dari lapangan tersebut. Respect!

The All-Stars
Open Run LA Lights Streetball pertama diadakan pada tanggal 7-8 Agustus 2005. Acara yang bertempat di Plaza Barat GBK Senayan, Jakarta ini menjadi cikal bakal kompetisi LA StreetBall selanjutnya. Kompetisi perdana ini diadakan hanya di tiga kota, yaitu, Jakarta, Bandung, dan Yogyakarta.
allstars 2005
Open Run pertama ini diikuti oleh komunitas-komunitas streetball yang aktif pada waktu itu, seperti FreeStyle Indonesia (FSI), 9PM, Golden Island, Blok S Streetball, Ball Star Indonesia, Black Street Streetball, dan Jakarta Street Baller (JSB), dan dimenangkan oleh tim FreeStyle Indonesia sebagai posisi pertama serta Jakarta Street Baler (JSB) pada posisi kedua.
Pada awalnya, kompetisi ini hanya berupa streetball murni tanpa melibatkan point breaker, sehingga point yang didapatkan hanya ketika bola berhasil dimasukkan ke dalam ring. Begitu pula dengan sistem pemilihan tim Allstar. Delapan pemain terbaik di Jakarta dipilih dan dinamakan tim City Selection Jakarta. Tim ini kemudian diadu dengan tim City Selection Bandung, dan terpilihlah 8 pemain lagi yang tergabung dalam tim City Selection Jakarta-Bandung. Tim ini kemudian diadu dengan tim City Selection Yogyakarta, dan di akhir acara terpilihlah 10 pemain terbaik secara keseluruhan sebagai Allstar Nasional 2005. Truly winners above winners!
Itulah sekilas sejarah cikal bakal Open Run LA Lights Streetball. To know more about LA Streetball All Stars, watch them shine on wall of fame!..

so, prove your skill noww,..!!!







Tidak ada komentar:

Posting Komentar